Dandim 0117/Atam Bersama Forkopimda Peringati Hari World Cleanup Day.

ACEH TAMIANG,MEDIA CENTER DIM 0117/ATAM- Dandim 0117/Aceh Tamiang Letkol Cpn Yusuf Adi Puruhita bersama Forkopimda dan Dinas lingkungan Hidup peringati hari World Cleanup Day dengan melakukan aksi Cleanup dan pilah sampah berpusat di Kota Kualasimpang dan sekitarnya. Selasa (21/09/2021). 

Giat tersebut merupakan tindaklanjut dari Surat Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, perihal dukungan pelaksanaan  kegiatan World Cleanup Day (WCD) Indonesia 2021. WCD tersebut serantak dilaksanakan diseluruh dunia termasuk Indonesia, dan turut berpartisipasi Kabupaten Aceh Tamiang.

Adapun jumlah relawan Kabupaten Aceh Tamiang yang turut berpartisipasi dalam Cleanup dan pilah sampah sebanyak 130 orang. Diantaranya berasal dari berbagai komunitas yakni Pramuka SMA Negeri 4 Kejuruan Muda, Masyarakat relawan Aceh Tamiang, Aceh Mengajar, Aksi Cepat Tanggap, Asosiasi Masyarakat Pemulung Sampah (AMPAS), Sekolah Inspirasi, Forum Anak Tamiang, Duta Lingkungan Hidup, Relawan Pemilah Sampah, dan beberapa komunitas lainnya. "World Cleanup Day (WCD) 13 juta relawan" menjadi yel-yel dalam memulai kegiatan.

Para relawan yang tergabung dalam giat tersebut dibagi kedalam 4 tim. Dalam Tim 1 berpusat di pusat kota Kualasimpang, Tim 2 Berpusat di pajak pagi kota kualasimpang Tim 3 berpusat di pajak ikan bawah pinggir sungai dan Tim 4 berpusat di seputaran karang baru pusat perkantoran hingga GOR.

Sebelum memulai aksinya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Surya Luthfi, menjelaskan bahwa aksi Cleanup ini dilaksanakan oleh seluruh dunia yakni diikuti oleh 187 Negara, termasuk Indonesia yang dilaksanakan oleh 34 Provinsi. Untuk di Kabupaten Aceh Tamiang sendiri ia jelaskan terdapat 48 komunitas, dimana atas kesadaran diri menjadi relawan aksi cleanup. Tentunya dalam giat tersebut, dirinya berharap agar para relawan dapat menjaga keamanan diri.

Selanjutnya, dalam arahan Asisten Administrasi Umum Adi Darma mengatakan bahwa gotong royong merupakan budaya Indonesia dan saat ini dunia bahkan sudah ikut ada budaya gotong royong. 

"Hal ini menjadi peringatan bagi kita, bahwa kita harus giat gotong royong bukan hanya hari ini namun bersih-bersih menjadi kegiatan rutin sehari-hari. Semoga dalam pelaksanaan kegiatan hari ini, para relawan tetap menjaga protkes," ujarnya.

Sementara itu, dalam arahan Dandim 0117/Aceh Tamiang Letkol Cpn Yusuf Adi Puruhita, selaras dengan Asisten dirinya mengatakan kegiatan gotong royong hari ini bukan hanya sekedar seremonial saja. Jaga kebersihan mulai dari diri sendiri, dimana kebersihan sebagian dari iman. Disamping itu, ditengah pandemi ini para relawan sebagai generasi milenial, dirinya berharap para relawan bisa menjadi motivator untuk vaksinasi bagi generasi muda. 

Mendukung arahan yang telah disampaikan, Kapolres Aceh Tamiang Imam Asfali mengatakan mulailah menjaga kebersihan dari lingkungan sekitar. Dari 48 komunitas yang ada di Aceh Tamiang, dirinya menghimbau agar semuanya sudah tervaksin, sebagai generasi penerus agar tetap menjaga kesehatan, dan gotong royong ini dapat terjaga.

Selanjutnya para relawan berpencar sesuai dengan titik kumpul yang telah ditentukan, dan memulai gotong royong tersebut. 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Unsur TNI, Polri, Dinas Perhubungan, serta beberapa unsur terkait.

PENULIS: Pendim0117atam.

Komentar

 
banner