Dandim 0117/Atam Letkol Czi Alfian Ranchmad Purnamasidi, SIP, M. Si. Hadiri Upacara bendera HUT kabupaten Aceh Tamiang Ke 20 tahun 2022.

ACEH TAMIANG,MEDIA CENTER DIM 0117/ATAM- Pelaksanaan Upacara bendera Hari Ulang Tahun kabupaten Aceh Tamiang dihadiri Komandan Kodim 0117/Aceh Tamiang Letkol Czi Alfian Ranchmad Purnamasidi, SIP, M. Si. Yang dilaksanakan di halaman lapangan Tribun Belakang Kantor Bupati. Jln. Ir. H. Juanda, Desa Bundar Kecamatan Karang baru Kabupten Aceh Tamiang. Senin (11/4/2022)

Pada pelaksanaan dimulai pada 09:00 Wib, upacara juga di hadiri oleh Gubenur Aceh Ir .Nova Iriansyah, dan Forkopimda Aceh Tamiang.

Dalam sambutanya Gubernur Aceh   Ir. Nova Irwansyah menyampaikan.

"Kabupaten Aceh Tamiang memiliki posisi sangat strategis di Provinsi Aceh, selain karena letaknya yang berbatasan langsung dengan Provinsi tetangga Sumatera Utara, juga memiliki keunikan dan potensi sumber daya alam yang cukup kaya. Keunikan itu, antara lain, terkait kemajemukan masyarakatnya, sehingga membuat Aceh Tamiang sangat kaya dengan keanekaragaman. 

Lanjut Gubernur Aceh."Di samping keberagaman tadi, potensi kekayaan alam Aceh Tamiang juga menjadi andalan bagi Provinsi Aceh. Wilayah ini merupakan salah satu basis perkebunan dan pertanian dengan berbagai komoditi bernilai ekonomi tinggi, seperti kelapa sawit, karet, kakao, jagung, serta berbagai komoditi lainnya. Sektor perikanan dan peternakan juga merupakan sektor utama wilayah ini. Di sektor tambang, Aceh Tamiang memiliki pusat produksi minyak yang telah eksis sejak puluhan tahun silam. Semua ini merupakan penunjang utama bagi Pendapatan Asli Daerah, terutama setelah lahirnya Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2002 tentang Pembentukan Kabupaten Aceh Tamiang yang merupakan pemekaran dari Kabupaten Aceh Timur. Terbukti, sejak menjadi daerah otonom, kabupaten ini terus berkembang. Menurut penitaian Kementerian Dalam Negeri, dari 57 daerah pemekaran baru periode 1999-2010, hanya 13 daerah yang pemekarannya dianggap berhasil. Kabupaten Aceh Tamiang adalah salah satunya. 

"Sama seperti daerah lain di Indonesia, Kabupaten Aceh Tamiang juga mengalami tekanan akibat badai COVID-19 yang hadir dua tahun belakangan ini. Namun gerak cepat Pemerintah Daerah membuat ancaman itu mulai mereda. Bahkan pada awal April 2022, Aceh Taming nihil kasus COVID-19. Daerah ini juga cukup tanggap dalam menjalankan kebijakan vaksinasi kepada masyarakatnya. Sebagai Pimpinan Pemerintah Aceh, saya mengucapkan terimakasih kepada semua pihak, baik itu aparatur Pemerintah, tenaga medis, TNI/Polri, PKK dan para relawan yang telah mendukung suksesnya program vaksinasi di daerah ini. Kerjasama seperti ini hendaknya dapat ditingkatkan agar Aceh Tamiang semakin maju dan berkembang.

"Kemudian" dari aspek Kepatuhan Penerapan Standar Pelayanan Publik, daerah ini mendapat Penghargaan Penilaian Kepatuhan Standar Pelayanan Publik Tahun 2021 kategori Zona Hijau dari Ombudsman RI. Hal ini menjadi indikator, pelayanan publik di daerah ini semakin baik. Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang tidak boleh berpuas diri. Potensi hambatan dan gangguan masih menghadang di depan. Misalnya: Ancaman banjir yang kerap terjadi di daerah ini menjadi PR yang harus kita selesaikan bersama. 

Upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat juga menjadi tugas yang belum pernah selesai."Tutup Gubenur Aceh Ir .Nova Iriansyah,dalam amanatnya.

PENULIS: Pendim0117atam.

Komentar

 
banner