Dandim 0117/Aceh Tamiang Pemateri Wasbang Di Acara Pelatihan Peningkatan Kapasitas Tengku Dayah Kabupaten Aceh Tamiang Angkat I

ACEH TAMIANG,MEDIA CENTER DIM 0117/ATAM- Komandan Kodim (Dandim) 0117/Aceh Tamiang Letkol Czi Alfian Rachmad Purnamasidi, SIP, M. Si, memberikan pembekalan Bela Negara dan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) kepada pelatihan peningkatan kapasitas Tengku dayah Kabupaten Aceh Tamiang angkat I. Bertempat di aula Hotel Kartika Langsa. Senin (17/10/2022).

Pada kesempatan itu, Dandim 0117/Aceh Tamiang Letkol Czi Alfian Rachmad Purnamasidi, SIP, M. Si, menyampaikan, bahwa sikap dan perilaku sebagai warga negara yang dijiwai oleh kecintaannya kepada NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Terkait hal itu, untuk menjamin kelangsungan hidup bangsa dan Negara kesadaran bela negara itu pada hakikatnya kesediaan berbakti pada negara dan kesediaan berkorban membela negara. ''Spektrum Bela Negara itu sangat luas, dari yang paling halus hingga yang paling keras. Mulai dari hubungan baik sesama warga negara sampai bersama sama menangkal ancaman nyata musuh bersenjata," ujarnya. 

Ditambahkan, bahwa sebagai warga Negara dalam upaya bela Negara memiliki tiga prinsip, yakni Kedaulatan Negara, Keutuhan Wilayah, Keselamatan Bangsa, juga memiliki lima Unsur yaitu Cinta Tanah Air, Sadar Berbangsa dan Bernegara, Yakin Pancasila sebagai Falsafah dan Ideologi Negara, Rela berkorban untuk bangsa dan negara serta Kemampuan awal bela Negara, hal tersebut yang dilandaskan pada UUD 1945 pasal 27 (3). ''Yaitu setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan Negara, dan juga pada Pasal 30 (1), yakni tiap tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan Negara,'' ungkapnya.. 

Selain itu kita harus selalu tanamkan kebanggaan sebagai bangsa indonesia sebagai cara berpikir, berperilaku, dan bersikap yang menunjukkan loyalitas dan perhatian yang tinggi terhadap bahasa, masyarakat, budaya, ekonomi, dan politik Indonesia.

Pancasila harus senantiasa diamalkan untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Mengutip pernyataan Bung Karno “Perjuanganku akan lebih mudah mengusir panjajah, perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri”.

” Pada intinya kita ini harus bersatu, untuk membangun negara Indonesia ini lebih maju, minoritas digabung dengan mayoritas akan menjadi solidaritas,” pungkasnya,

PENULIS: Pendim0117atam.

Komentar

 
banner